Tampilkan postingan dengan label kanak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kanak. Tampilkan semua postingan
Jumat, 07 Maret 2014
Sindrom Aneh Kanak kanak 5 Tahun Tidak Boleh Berhenti Makan
LONDON - Seorang kanak-kanak perempuan berusia lima tahun asal Inggeris ini menderita gangguan genetik yang luar biasa. Dia tidak boleh berhenti untuk memakan sesuatu.
Ava Carvey terpaksa rela berjauhan dengan dapur kerana dia memiliki keadaan yang unik. kanak-kanak ini tidak boleh berhenti untuk memakan sesuatu. Keluarganya membuat jadual diet untuk Ava.
Ava menderita kelainan genetik langka yang disebut sindrom Prader Willi yang menyebabkan dia menjadi terus-menerus merasa lapar dan tidak mempedulikan berapa banyak makanan yang dia makan .
"Jika ada makanan di lantai, dia akan mengambilnya dan memakannya, dan jika orang lain memiliki makanan, dia ingin memakannya juga," kata sang ibu Marika Carvey, seperti dikutip New York Daily News, Selasa (30/4/2013).
"Dia bahkan akan mengambil makanan dan menyembunyikannya. Hal ini sangat menakutkan kerana jika dibiarkan dia akan makan sampai perutnya boleh meledak," tambah Marika.
Kondisi Ava begitu buruk, sehingga keluarganya sengaja membuat garis pembatas harus mengunci kanak-kanak malang ini di luar dapur.
Orang dengan sindrom Prader Willi ini beresiko tinggi untuk obesiti, sehingga orang tua Ava menjaga dirinya dengan diet rendah kalori. Marika hanya memperbolehkan Ava memakan kismis dan kueh beras. Bahkan kedua kakak laki-laki Ava juga tidak boleh makan di depannya.
Ava didiagnosis menderita sindrom Prader Willi ini sejak 9 minggu lalu. "Kami sangat beruntung mengetahuinya ketika usianya masih muda, sehingga kami mampu mengawalnya,” ujar Marika.
Kelainan ini ditandai dengan kelaparan kronik, obesiti, masalah kognitif dan sensitiviti kerja otot berkurang. (faj)okezone.com
Minggu, 02 Februari 2014
Kanak kanak 11 Tahun Yang Dilaporkan Hilang Ditemui Terkubur Dekat Rumah
11 Julai 2013
Terry Smith (ABC News)
California -Mayat seorang kanak-kanak lelaki berusia 11 tahun di California, Amerika Syarikat ditemui terkubur dekat rumahnya. Seorang anggota keluarga kanak-kanak itu pun ditangkap polis terkait penemuan ini.
Terry Smith dilaporkan hilang sejak hari Sabtu (6/7) waktu setempat. Ratusan warga dan para sukarelawan setempat pun dilibatkan dalam pencarian kanak-kanak yang mengalami autisme ini.
Pada Selasa (9/7) malam waktu setempat, proses pencarian Terry dihentikan kerana ramai sukarelawan yang terperangkap di padang gurun, mengingat lokasi hilangnya Terry berada di daerah pinggiran bernama Menifee. Hingga pada Rabu (10/7) siang waktu setempat, anggota keselamatan setempat menjumpai mayat seorang kanak-kanak yang terkubur dekat sebuah pohon yang hanya berjarak 22 meter dari rumah keluarga Terry.
Terry tinggal di rumah tersebut bersama ibu dan anggota keluarganya yang lain. Demikian seperti dilansir Los Angeles Times, Khamis (11/7/2013).
Sherrif wilayah Riverside, Kapten John Hill mengumumkan penemuan jasad ini. Namun dia menolak menyebutkan nama anggota keluarga yang ditangkap.
"Ini merupakan kes domestik keluarga," tuturnya ketika konferens pers.
Namun informasi yang beredar menyebutkan bahawa anggota keluarga yang ditangkap tersebut masih remaja. Penyiasat sebelumnya menyebutkan, orang terakhir yang melihat Terry sebelum dilaporkan menghilang adalah abang tirinya. Remaja laki-laki berusia 16 tahun ini mengaku melihat adiknya pada Sabtu (6/7) malam dan menyuruhnya segera pulang ke rumah.
Penemuan mayat ini memutus harapan para sukarelawan dan warga setempat yang membantu pencarian Terry. Mereka berkumpul bersama dan mendoakan Terry.
"Dia anak yang baik, sangat manis, tidak pernah melakukan hal buruk," ucap seorang warga setempat, Dalla Harb yang juga tetangga keluarga Terry. Harb tidak boleh menahan kesedihannya, kerana kedua anaknya kebetulan satu sekolah dengan Terry dan terkadang dia juga menjemput Terry pulang sekolah.detikNews
Terry Smith dilaporkan hilang sejak hari Sabtu (6/7) waktu setempat. Ratusan warga dan para sukarelawan setempat pun dilibatkan dalam pencarian kanak-kanak yang mengalami autisme ini.
Pada Selasa (9/7) malam waktu setempat, proses pencarian Terry dihentikan kerana ramai sukarelawan yang terperangkap di padang gurun, mengingat lokasi hilangnya Terry berada di daerah pinggiran bernama Menifee. Hingga pada Rabu (10/7) siang waktu setempat, anggota keselamatan setempat menjumpai mayat seorang kanak-kanak yang terkubur dekat sebuah pohon yang hanya berjarak 22 meter dari rumah keluarga Terry.
Terry tinggal di rumah tersebut bersama ibu dan anggota keluarganya yang lain. Demikian seperti dilansir Los Angeles Times, Khamis (11/7/2013).
Sherrif wilayah Riverside, Kapten John Hill mengumumkan penemuan jasad ini. Namun dia menolak menyebutkan nama anggota keluarga yang ditangkap.
"Ini merupakan kes domestik keluarga," tuturnya ketika konferens pers.
Namun informasi yang beredar menyebutkan bahawa anggota keluarga yang ditangkap tersebut masih remaja. Penyiasat sebelumnya menyebutkan, orang terakhir yang melihat Terry sebelum dilaporkan menghilang adalah abang tirinya. Remaja laki-laki berusia 16 tahun ini mengaku melihat adiknya pada Sabtu (6/7) malam dan menyuruhnya segera pulang ke rumah.
Penemuan mayat ini memutus harapan para sukarelawan dan warga setempat yang membantu pencarian Terry. Mereka berkumpul bersama dan mendoakan Terry.
"Dia anak yang baik, sangat manis, tidak pernah melakukan hal buruk," ucap seorang warga setempat, Dalla Harb yang juga tetangga keluarga Terry. Harb tidak boleh menahan kesedihannya, kerana kedua anaknya kebetulan satu sekolah dengan Terry dan terkadang dia juga menjemput Terry pulang sekolah.detikNews
Langganan:
Postingan (Atom)