Tampilkan postingan dengan label dari. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dari. Tampilkan semua postingan
Minggu, 16 Februari 2014
Minggu, 09 Februari 2014
Foto Mustahil Seolah Diambil Dari Dalam Tanah
Gambar-gambar ini diambil dengan angle dari bawah, namun yang unik adalah ketika kita pertama kali melihat gambar ini kita akan berpikir seolah semua benda-benda ini tidak memiliki gravitasi dan melayang di udara. Dan hal ini jelas terlihat sangat mustahil.
Fotografer Jerman Michael Rohde memang mengambil gambar-gambar ini dengan sudut pandang dari bawah namun dia memiliki trik khusus untuk menciptakan gambar-gambar ini.Trik tersebut terdapat pada komponen furniture yang tampak melayang.
Rohde memotret setiap item baik itu lemari, kursi, toilet atau kulkas dari bawah dan kemudian mengedit dengan melakukan pemot ongan dan perakitan gambar menjadi satu kesatuan yang utuh.
Hasilnya menarik, perabotan itu tampak melayang atau seolah-olah foto itu diambil dari dalam tanah.
![[imagetag]](https://lh3.googleusercontent.com/blogger_img_proxy/AEn0k_vnXiUymBFUlbfq9TajzxjCdBTrDPfKGZw8PRXYbIhKYTFguI2xGjTfxXKNOOIaPusgR-VveQCyXy01devU6A0fmAsbXxveRAzYWWfatkF4sdGp8hX-gSiZcyg-z7qs4NjU8Ymr3EF-jdaRa9olIZmbvMdjJApdmA=s0-d)
Sumber
ReadFull Article ..
Fotografer Jerman Michael Rohde memang mengambil gambar-gambar ini dengan sudut pandang dari bawah namun dia memiliki trik khusus untuk menciptakan gambar-gambar ini.Trik tersebut terdapat pada komponen furniture yang tampak melayang.
Rohde memotret setiap item baik itu lemari, kursi, toilet atau kulkas dari bawah dan kemudian mengedit dengan melakukan pemot ongan dan perakitan gambar menjadi satu kesatuan yang utuh.
Hasilnya menarik, perabotan itu tampak melayang atau seolah-olah foto itu diambil dari dalam tanah.
Sumber
#bcfda5
Selasa, 31 Desember 2013
Lelaki Iran Terlepas dari Maut Ketika Di Gantung
detikNews
Teheran, - Nyaris saja! Seorang pesalah yg dikenakan hukuman gantung sampai mati di Iran terlepas dari maut hanya beberapa minit sebelum dia mati digantung. Lelaki pembunuh itu dimaafkan oleh keluarga mangsa di saat-saat terakhir, sehingga di terlepas dari hukuman mati
Lelaki Iran tersebut dihukum mati atas pembunuhan seorang polis . Dia pun dijatuhkan hukuman gantung pada Khamis, 9 Mei waktu setempat. Namun ketika dia baru beberapa detik digantung lehernya, pihak keluarga mangsa memberikan pengampunan kepada lelaki tersebut.
"Keluarga meneriakkan pengampunan mereka ketika si pembunuh sudah digantung beberapa detik," demikian diberitakan media Iran, Mehr dan dilansir AFP, Jumaat (10/5/2013).
Kehebohan pun terjadi. Para petugas hukuman mati dengan cepat menangkap tubuh tertuduh dan memegangnya sampai mereka melepaskan lilitan tali di leher lelaki itu. Hukuman mati mati di kota Mashhad itu pun dibatalkan.
Sesuai aturan hukum di Iran, keluarga mangsa wajib mengampuni kesalahan seorang terpidana mati guna membebaskannya dari hukuman mati. Dalam kes tersebut, terdakwa pembunuh tersebut harus membayar wang diyat (blood money) yang ditetapkan sebesar US$ 35.575 kepada keluarga korban. Selain itu terdakwa juga harus menjalani hukuman penjara.
Lelaki Iran tersebut dihukum mati atas pembunuhan seorang polis . Dia pun dijatuhkan hukuman gantung pada Khamis, 9 Mei waktu setempat. Namun ketika dia baru beberapa detik digantung lehernya, pihak keluarga mangsa memberikan pengampunan kepada lelaki tersebut.
"Keluarga meneriakkan pengampunan mereka ketika si pembunuh sudah digantung beberapa detik," demikian diberitakan media Iran, Mehr dan dilansir AFP, Jumaat (10/5/2013).
Kehebohan pun terjadi. Para petugas hukuman mati dengan cepat menangkap tubuh tertuduh dan memegangnya sampai mereka melepaskan lilitan tali di leher lelaki itu. Hukuman mati mati di kota Mashhad itu pun dibatalkan.
Sesuai aturan hukum di Iran, keluarga mangsa wajib mengampuni kesalahan seorang terpidana mati guna membebaskannya dari hukuman mati. Dalam kes tersebut, terdakwa pembunuh tersebut harus membayar wang diyat (blood money) yang ditetapkan sebesar US$ 35.575 kepada keluarga korban. Selain itu terdakwa juga harus menjalani hukuman penjara.
Kamis, 26 Desember 2013
420 Pelajar Dibawa Pulang Dari Mesir

KUALA LUMPUR – Seramai 420 penuntut Malaysia di Mesir akan dibawa pulang secara berperingkat melalui empat penerbangan komersil dalam Ops Piramid 2 hari ini.
Setiausaha Majlis Keselamatan Negara (MKN) Datuk Mohamed Thajudeen Abdul Wahab dalam kenyataan kepada Bernama berkata penerbangan pertama membawa lapan penuntut dari Alexandria menaiki pesawat Emirates dijangka tiba di Kuala Lumpur pada 9.45 malam ini.
Seramai 365 penuntut akan dibawa pulang dari Kaherah dengan penerbangan AirAsia dan dijangka tiba pada 5.25 pagi esok (23 Ogos).
Penerbangan ketiga akan membawa 45 penuntut, juga dari Kaherah, melalui pesawat Singapore Airlines (SIA SQ493) yang dijangka tiba pada 8.05 pagi, 23 Ogos.
Dua lagi penuntut akan dibawa pulang dari Kaherah menaiki pesawat Egypt Air dan dijangka tiba pada 6.40 petang esok.
Menurut kenyataan itu penerbangan pertama Egypt Air membawa enam penuntut Malaysia dari Kaherah yang berlepas kira-kira tengah malam tadi waktu Kaherah, dijangka tiba di Kuala Lumpur pada 6.40 petang ini.
Selasa lepas, kerajaan memutuskan untuk membawa pulang 3,300 penuntut Malaysia di Mesir menggunakan pesawat komersil berikutan pergolakan di negara itu yang dilaporkan semakin tidak menentu.
Perdana Menteri Datuk Seri Najib Tun Razak sebelum ini berkata keselamatan penuntut Malaysia di Mesir menjadi keutamaan kerajaan ketika ini dan urusan membawa mereka pulang tidak boleh dilengahkan kerana kemungkinan keadaan menjadi lebih serius.
Mohamed Thajudeen, yang mengetuai pasukan MKN yang ditugaskan untuk menilai keperluan pemindahan dan situasi keselamatan rakyat Malaysia di negara berkenaan, tiba di sana pada 19 Ogos. – BERNAMA
Minggu, 17 November 2013
Lukisan Indah dari 500ribu Kail Pancing
Lukisan Indah dari 500ribu Kail Pancing - Yoan Capote seniman Kuba membuat karya menakjubkan, dengan bantuan 30 asisiten dan waktu pengerjaan memakan waktu berbulan bulan. Ketika ditanya mengapa anda menggunakan kail sebagai media untuk karya seninya, Capote mengatakan " Saya memutuskan untuk menggunakan kail di seri ini karena saya ingin menciptakan ketegangan antara keindahan, rayuan, bahaya dan jebakan ". Salut untuk keuletan, kesabaran beliau dalam merangkai karya seni patut kita acungi 2 jempol.










sumber:http://www.yoan-capote.com/
Langganan:
Postingan (Atom)







